4 Tips Agar Tas Ransel Awet

posted in: Tas etnik, tas tenun kasual | 0

Morning Friday, pagi-pagi di penghujung hari kerja tentu lebih semangat lagi dong. Karena besok udah libur weekend kan. Fiuh minggu ini lagi banyak banget peristiwa yang bikin gempar jeung. Itu si artis Tora Sudiro diamankan polisi karena memakai obat penenang. What? Cuma minum pil buat bantu bisa tidur aja kok sampai kecyduk bapak polisi. Jangan jangan mimin nanti juga bakalan terjaring karena menyalahgunakan obat CTM atau obat batuk untuk bantu mimin bisa tidur. Atut pak!

Anyway, ya sudahlah. Semoga tuhan memberi apa yang terbaik untuk kasus tadi. Pagi ini mimin mau kasih tips merawat tas Ransel kamu biar awet. Pasti nya dong mau diterapkan biar tas Ransel kamu jadi awet dan tetap bagus dalam kurun waktu yang lama. Yuk disimak yuk tips tips berikut Ini.

1. Bersihkan berkala
Tas Ransel yang kuat tentu butuh perawatan. Paling gampang sih tas kamu harus rutin kamu Bersihkan. Minimal 2 minggu sekali. Atau lebih juga nggak apa-apa asal enggak kotor. Kalau kotor ya langsung cuci aja tas Ransel kamu pakai air yang bersih dan lap. Ingat tanpa detergen ya. Sebab deterjen merusak bahan kain tas Ransel kamu.

2. Cek jahitan
Salah satu penyebab tas rusak adalah karena beban melebihi kapasitas muat tas Ransel. Akibatnya jahitan pada tas Ransel mu lambat laun mulai lemah dan renggang. Kalau terlihat jahitan benang yang mulai putus, itu tandanya umur tas kamu sudah nggak lama lagi. Nantinya jahitan itu akan menular dan terbuka lebar. Biasanya bagian jahitan jahitan yang robek ada pada bagian dua Ransel atas, kain dekat jahitan, dekat rantai resliting. Tips nya kalau kamu bisa jahit sendiri tambah jahitan lagi yang lebih kuat. Tapi kalau kamu nggak bisa jahit dengan rapi bisa kok dibawa ke tukang permak Jins.

3. Cek Rantai resliting
Karena sering dibuka tutup, rantai resliting biasanya punya umur. Kalau sudah rusak biasanya tidak bisa ditutup atau tidak bisa dibuka. Jadi tas Ransel kamu menganga kayak gua. Biar tetap awet usahakan hindarkan ada benda lain yang bisa menghambat jalan rantai resliting. Seperti benang yang masuk sela-sela nya. Sebab kalau dipaksakan, membuat jalur nya mampet dan bengkok. Usahakan juga saat membuka tutup jangan terlalu keras menarik puller head nya.

4. Waspada air hujan
Air hujan bisa berimbas negatif bagi segala bahan pembuat tas Ransel kamu. Tidak cuma bagian luar, bagian dalam juga bisa bikin bahaya isi tas kamu kalau kemasukan air. Kalau sudah terlanjur kehujanan langsung cuci dan bilas dengan air bersih lalu keringkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Atau kamu sedia payung sebelum hujan. Sedia rain cover tas Ransel sebelum kena hujan. Seperti tas Ransel tenun dari Boyanese yang sudah dilengkapi bonus rain cover. Mencegah tas Ransel kamu, dan barang berharga penting kamu dari basah kehujanan. Kamu bisa lihat semua pilihan tas Ransel tenun kita di sini. Order yuk. Tas nya murah kok cuma Rp 150.000

Share this: